Showing posts with label burgman 200. Show all posts
Showing posts with label burgman 200. Show all posts

Tuesday, February 26, 2019

CVT Modification - Burgman 200

CVT..... continous variable transmision merupakan bagian yang bertugas untuk memindahkan daya dari mesin ke ban pada sepeda motor matic. Pada komponen inilah daya dari mesin terbuang, dari beberapa literatur ada yang bilang sampai 30% terbuangnya. Tapi ini juga make sense sih karena kalau kita test akselerasi motor matic ditandingkan dengan motor rantai seringkali yang berpenggerak rantai lah yang lebih unggul bisa ngacir duluan.


Motor bapak saya yaitu suzuki Burgman yang karakternya baru bergerak setelah di 5,000 RPM dan engage torsinya terasa lamban jadi korban untuk di oprek di bengkel spesialis matic langganan teman kantor saya. Kebetulan teman saya ini punya Nmax dan di racik CVT nya jadi lebih enteng dan bisa lari diatas 120 kpj. Nah kalau bro sis mau tau karakter Burgman 200 bisa intip di artikel ini dan ini



Monday, May 14, 2018

Starter Problem Burgman 200

Starter...... kendala akan muncul kalau sistem starter gagal menyalakan mesin matic besar ini apalagi motor tidak dilengkapi dengan kick stater. Bisa jadi motor harus di jumper dengan kendaraan lain itu juga bila accu nya yang bermasalah, final result ya towing ke bengkel.


Si putih bongsor punya bapak saya sempat bermasalah juga dengan sistem staternya dan terjadi beberapa waktu sebelum saya pinjam motornya, nah motor ini mulai rewel ketika memasuki tahun ke tiga pemakaian dari baru dan mulai jarang-jarang dipakai akhir-akhir ini.




Review Swallow Deli Tire Urban Grip SC-109F- Burgman 200

Swallow..... ban produksi lokal produksi PT. Industri Karet Deli (Sumut) ini jadi pilihan saya untuk menggantikan ban depan motor Burgman 200. Sebelumnya ban yang terpasang adalah Metzeller ME1TEEN, yang saya putuskan ganti setelah pinjam motor untuk commuting. Kenapa pilihan jatuh ke ban lokal bukan pakai merek luar? selain ngejar harga murah Rp. 300,000 untuk ban depan, saya puas dengan performa ban lokal Zeneos ZN62RS yang sebelumnya terpasang di ban belakang N650 saya. Selain itu juga, berhubung ini Burgman jarang jalan sayang saja kalau pakai ban impor yang mahal tapi karetnya keburu getas karena lama parkir sedangkan kembangan masih tebal.




Thursday, April 27, 2017

Keausan Ban Motor - Motorcycle Tire Wear

Aus.... dalam bahasa Inggris adalah wear. Merupakan hal yang pasti terjadi pada ban motor yang berfungsi sebagai menghantarkan tenaga dari mesin, mengurangi kecepatan, mengatur arah motor, dan meredam getaran dari jalan yang tidak rata. Beberapa tahun terakhir saya senang mengamati keausan ban pada kedua motor saya karena menggambarkan bagaimana karakter saya dalam mengendarai motor. Ini adalah artikel lanjutan tentang ban disini

ban belakang beat pop

Monday, December 5, 2016

Review Metzeler Feelfree Scooter

Feelfree..... salah satu varian dari Metzeler untuk ban motor skuter jadi pilihan bapak saya untuk disematkan ke Suzuki Burgman nya. Ban yang merupakan unsur terpenting dari motor memang harus diutamakan dan dipilih yang bagus kualitasnya. Feelfree dipilih untuk menggantikan ban IRC bawaan dari Suzuki yang sudah mulai menipis karena pemakaian. Tempo hari saya sempat rasakan sensasi berkendara dengan feelfree sejauh kurang lebih 350 km ++ ketika touring ke pantai Sawarna






Wednesday, November 30, 2016

Touring to Pantai Sawarna

Pantai Sawarna..... terletak di Kabupaten Banten sekitar 1 jaman dari Pelabuhan ratu ke arah Barat jadi pilihan touring pada tanggal 26 - 27 November bersama saya dan rekan-rekan kantor. Sekitar 2 tahun lalu sempat berencana ke Sawarna tapi cancel karena sesuatu hal jadi hanya sampai pelabuhan ratu saja. Perjalanan touring kali ini diikuti oleh 13 motor dan saya tidak pakai si biru tapi pakai si putih bongsor punya bapak saya dan bapak saya ikut serta dibonceng. Jadi teman si putih adalah 2 honda beat, 2 Nmax, 1 Jupiter MX, 1 X-ride, 1 Vixion, 1 Estrella, 1 R25, 1 ER6N, 2 HD, dan 1 buah safety car yang bukan towing car ikutan dibelakang.




Wednesday, September 9, 2015

Review Suzuki Burgman 200 part 2 - tandem riding 450 km

Burgman 400...... sudah 2 bulanan motor bapak saya ini di upgrade ke 400 dari 200, sayang hanya stiker tempelan saja di body aslinya sih tetap 200 cc seperti yang dipasarkan oleh Suzuki. Si bohay ini jadi pilihan saya untuk tour ke Lampung bersama kawan-kawan sekalian test riding impression buat jalan jarak jauh berboncengan bersama dengan bapak saya. Artikel touring ke Lampung ada di sini, sedangkan artikel review burgman part 1 ada disini



Touring To Lampung

Lampung....... salah satu propinsi paling selatan di Sumatra menjadi salah satu tujuan touring bersama VICO riders pada 5 - 6 September 2015. Total ada 26 rider menggunakan 22 motor jadi 4 orang berboncengan, agak beda tour kali ini saya tidak pakai si Biru saya coba menggunakan Suzuki Burgman milik bapak saya termasuk yang punya saya ajak berboncengan untuk test riding pleasurenya. Kalau dulu saya sempat pakai 800 km untuk perjalanan commuter hampir 1 bulan yang reviewnya bisa dilihat disini review suzuki Burgman 200. Review buat tour selama 450 km gimana berboncengan pula? tunggu next article
Ok back to topic jadi teman perjalanan si putih bohay ini adalah 1 Mio, 1 Vega R, 1 Revo, 2 Vario, 1 PCX, 1 CB150, 1 R15, 1 vespa LX150,  1 Vixion, 1 honda phantom, 2 R25, 1 Z250SL, 4 Scorpio, 1 ER6N, dan 2  HD. Berhubung tempat tinggal mencar jadi tikum dibuat jadi 2 yaitu sevel di smesco gatot subroto dan pom bensin pertamina di daerah Cimone tangerang.

Menara Siger

Thursday, April 30, 2015

Review Suzuki Burgman 200

800 km bersama………………… Burgman, ini adalah motor matic 200 cc keluaran Suzuki di penghujung tahun 2014 dengan warna pilihan putih dan hitam. Di release bersama moge Suzuki lainnya yaitu Hayabusha, GSR 750, dan V storm. Motor ini yang warna putih dipinang oleh bapak saya berhubung belum ada plat nomor akhirnya saya pakai juga buat ngantor harian dengan jarak tempuh per hari sekitar 50 km pp.