Monday, May 2, 2016

Grand Livina vs Ertiga - pilih mana?

GL vs R3....... setelah cukup lama bermain di 2 silinder mulai dari 250 cc sampai ke 650 cc, akhirnya tibalah saatnya untuk upgrade ke 4 cylinder tapi rodanya nambah lagi jadi empat bukan dua. 
Back to topik, GL and R3 keduanya mengerucut menjadi pertimbangan saya dan istri untuk dibeli setelah hitung-hitung budget untuk mobil baru dan kenyamanan tentunya. Kedua mobil sama-sama mobil keluarga, genre nya MPV, 3rd row seat, dan fuel economy nya sama. Setelah browsing-browsing line up masing-masing yang ada akhirnya mengerucut lagi untuk ambil R3 type GL atau Grand Livina tipe SV yang keduanya adalah tipe terendah (R3 sebenarnya masih ada type GA tapi itu diluar pertimbangan). Avanza brothers (Xenia) tidak jadi pertimbangan kerena menurut saya lebih nyaman R3 and GL. Mobilio? sempat naksir juga dengan tampilannya tapi saya pikir ulang lagi karena maintenance cost Honda ini tinggi betul, ada 2 teman di kantor yang sempat menyesal dengan maintenance cost untuk mobilio ini jadi ya saya coret dari list, selain menurut saya itu bagian dalamnya kok kurang mewah cenderung biasa-biasa saja.




Ok langsung saja ke keunggulan dan kekurangan masing-masing sekotr untuk GL type SV dan R3 type GL berikut ini:

Eksterior
All new GL didesain lebih manis dan elegan garis-garis desainnya menurut saya, sedangkan R3 lebih menurut saya sih lebih macho dan tegas garis-garis desainnya.
Perbedaan fitur eksteriornya adalah GL benar-benar polos sedangkan R3 sudah dilengkapi dengan fog lamp dan mud guard. 


Interior
Kedua mobil sama-sama dominan warna cerah yaitu krem, aksen-aksen nya juga menurut saya mirip saja segi kemewahan juga mirip. Kenyamanan tempat duduk dan kualitas peredaman menurut saya beda tipis unggul GL sedikit agak senyap serta tempat duduk row ketiga bisa dilipat rata semua dengan dek.

Perbedaan disini hanya GL tidak ada double blower hanya mengandalkan kisi-kisi AC di panel tengah dan blower antara seat depan untuk mendinginkan penumpang di row ketiga. Tapi menurut saya GL unggul karena sudah ada monitor dibagian tengah kabin untuk hiburan penumpang, ini menurut saya penting karena masih punya banyak anak-anak kecil sedangkan R3 tidak ada DVD playernya hanya mengandalkan CD player yang integrated dengan dashboard saja. Hanya saja GL speakernya hanya dua di balik pintu depan saja, di pintu belakang tidak ada speakernya tapi bisa add on sendiri nanti sudah ada kabelnya info dari mekanik.

Bagian row ketiga pun menurut saya R3 lebih unggul karena selain bisa dilipat rata dengan dek di R3 bisa dilipat sebelah-sebelah saja serta sudah ada head rest masing-masing, sedangkan di GL meskipun bisa terlipat rata dengan dek tapi harus naik dan turun kiri kanan bersama-sama karena jok tandem dan tidak ada head rest nya.
Ruang bagasi untuk penyimpanan barangbaik itu ketika row ketiga naik joknya jauh lebih unggul GL spacenya, selain itu kedua mobil sama-sama punya kompartemen ban serep yang di akses dari dalam kabin jadi punya space tambahan lagi untuk simpan barang-barang tambahan seperti kabel jumper, P3K, sandal, plastik, dll.

Kenyamanan di row ketiga gak saya test karena saya gak pernah duduk di paling belakang, paling banter hanya jadi supir atau duduk di row tengah.
Menurut istri saya juga R3 terasa lebih kasar buka tutup pintunya, komentar saya " masa iya sih" hahaha gak sampai segitunya saya memperhatikan

Fitur and Others
Fitur keselamatan kedua mobil sama-sama sudah menggunakan SRS airbag untuk driver dan penumpang depan, sama-sama tidak menggunakan ABS system atau sistem pengereman canggih EBD, BA, dll haha iyalah kan low budget.

Di sisi ini R3 unggul dengan sudah adanya reverse sensor tipe sonar saja bukan reverse camera.
Keunggulan hanya di GL yaitu transmisinya sudah CVT tidak menggunakan transmisi automatic yang konvensional jadi tidak ada hentakan lagi sama persis dengan rasa naik motor matic.
Power jelas lebih unggul GL karena cc lebih besar mendekati 1,500 cc sedangkan R3 lebih kecil karena mendekati 1,400 cc

R3 mempunyai ground clearance lebih tinggi dibanding GL, kompensasinya shock absorber lebih keras dibandingkan GL untuk mengurangi gejala body roll


Maintenance Cost
Biaya perawatan bisa dilihat dari tabel dibawah ini, overall unggul R3 yang lebih murah silahkan lihat saja tabel dibawah (klik to enlarge), tapi info dari kawan-kawan yang punya R3 interval servis recommended mereka ya cuma 5000 km, kalau mau 10,000 km harus ganti oli yang lebih mahal
Ertiga Maintenance Cost

Grand Livina Maintenance Cost

Verdict
Oleh masing-masing sales saya diberikan harga R3 Rp. 190,000,0000 (diskon 22 juta) OTR sedangkan GL Rp. 192,300,000 (diskon 20 juta) OTR. Plus asuransi all risk sekitar 4 juta. 
Akhirnya istri saya memutuskan meminang GL saja karena lebih nyaman, lebih manis dan elegan bentuknya, nutup pintu lebih halus, lebih lega bagasinya, sudah ada DVD monitor, dan transmisi CVT.

Kekurangan reverse sensor bisa tambah sendiri gak lebih dari 200 ribu saja, serta row ketiga yang kurang nyaman dan panas bisa di abaikan karena jarang sekali ada penumpang duduk disana akan lebih sering terlipat saja jok row ketiga itu. Fog lamp juga bisa tambah manual nanti-nanti saja karena jarang jalan malam.

Maintenance cost istri saya gak pusing karena itu bagian saya yang disuruh bayar, hehehe
ya udah saya nurut aja supaya bisa nambah kelas 4 cylinder yang 2 roda saja lagipula ini mobil yang sering bawa istri saya


welcome home silvi.... warna pilihan ke warna silver karena gak capek rawatnya dan kalau kotor gak begitu kelihatan dibanding warna hitam atau putih capek rawatnya dan cepat terlihat kotor.
semoga berguna.....

bosen dengan penampilan dan fitur standar akhirnya saya upgrade lagi silvi disini
mau tau perbandingannya dengan Honda BRV? bisa lihat artikelnya disini